Lingkungan

Duka Keramba Apung Danau Maninjau

Sumbarkita.com, Agam – Ribuan ikan keramba jaring apung milik warga di Danau Maninjau, Kabupaten Agam Sumatera Barat mati mendadak.  Angin kencang dan dasar danau yang kotor oleh sisa makanan dan kotoran ikan, diduga menjadi penyebab. Ribuan bangkai ikan yang mengapung di danau membuat udara dan air di kawasan wisata itu tercemar. Sementara para pemilik keramba rugi jutaan rupiah.

Kematian massal mendadak ikan keramba jala apung di Danau Maninjau sedikitnya melanda tiga nagari, Nagari Maninjau, Nagari Bayua dan Nagari Linggai Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya.

Menurut warga, angin kencang yang melanda daerah tersebut sejak kamis lalu menyebabkan lumpur sisa – sisa makanan dan kotoran ikan yang ada di dasar keramba naik dan berpengaruh terhadap ketersediaan oksigen. Akibatnya ikan yang akan segera di panen tersebut mati  mendadak.

Akibat terlalu banyaknya ikan yang mati, sebagian pemilik jala apung membuang ikan tersebut ke tengah danau,. Dampaknya udara dan air Danau Maninjau busuk tercemar. Kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Peristiwa matinya ikan keramba jala apung di danau maninjau bukan kali ini terjadi. Tahun lalu sebanyak 175 ton ikan juga mati mendadak . Tahun 2014 juga mati ratusan ton ikan.(Ich)

 

Komentar Anda