Pendidikan

Mahasiswa Padang Ciptakan Mobil Listrik

Sumbarkita.com, Padang – Delapan mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang ( FT-UNP ) berhasil membuat prototipe mobil listrik yang mampu melaju dengan 40 kilometer per jam. Mobil dengan pengapian dari baterai berkapasitas 48 volt 20 amper, mobil ini bisa melaju hingga jarak 43 kilometer.

Produksi mobil selama enam bulan dengan menghabiskan biaya lebih dari 20 juta rupiah yang berasal dari sumbangan delapan orang anggota kelompok. Produksi mobil sendiri merupakan tugas akhir perkuliahan.

“ Negara kan menggalakkan mobil listrik jadi mobil nasional. Ini tantangan bagi kita dan kita ajukan kepada mahasiswa. Ternyata mereka menyanggupi dan akhirnya berhasil seperti ini. Ini tugas akhir mahasiswa yang akan tamat teknik mesin “ ujar Arwizet, Ketua Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Padang, Selasa 2 Februari 2016.

Menurut ketua tim Reodhy Hamzah, Berbeda dengan mobil listrik yang sudah ada, mobil dengan panjang 2,5 meter dan lebar 110 sentimeter ini tergolong simpel cara kerjanya. Otak mobil berada di controller yang mengatur kelistrikan untuk motor, LCD, lampu dan komponen listrik lainnya.

Mobil yang di desain menyerupai jenis mobil balap formula satu ini dikhususkan untuk satu awak dengan beban hingga 90 kilogram. Ban mobil sendiri berdiameter 20 sentimeter dengan bodi mobil dari dasar fiber dan rangka besi yang mereka buat sendiri.

“ Pengerjaan produksi 6 bulan. Mobil ini berkecepatan 43,6 KM/Jam dengan jarak tempuh 40 kilometer dengan daya 48 Volt 20 Amper. Sumber energinya disimpan dalam Accu “ ujar Reodhy saat ditemui di bengkel teknik mesin.

Saat ini para pembuat mobil yaitu Fajar Wandra, Veby Prima Putra, Rolanda Putra, Suiseki Fadhail, Reodhy Hamzah, Fitrah Muhammad, Irawanta dan Aghel Novrinandhes masih terus menginovasi mobil buatan mereka, sehingga bisa berkecepatan diatas 94 KM / jam.

“ Kita targetkan mobil ini bisa berkecepatan lebih dari 94 KM/Jam, dan nantinya akan menjadi mobil balap untuk ikut Kompetisi Mobil Listrik Indonesia ( KMLI ) pada akhir Februari nanti “ ungkap Reodhy.(Ncu)

Komentar Anda